Home » » Model Basis Data

Model Basis Data

Written By MDC Media on Saturday, 16 November 2013 | 15:53

a.     Pengertian :
Model basis data jaringan adalah pengembangan dari model data hirarkis, melihat kekurangan dari model hirarkis tersebut. Pada model jaringan diperkenankan bahwa sebuah child-record bisa memiliki lebih dari satu parent-record. Pada implementasi-nya berarti antara parent-record dan child-record diperlukan penghubung (link atau pointer) yang bisa satu arah atau dua-arah.

Model data hirarkis adalah model data paling tua yang pernah diterapkan dalam suatu DBMS. Model ini mengikuti pola hirarki pada suatu organisasi atau pada suatu keluarga, dimana terdapat rekaman data yang berfungsi sebagai “bapak” (parent-record) ada yang berfungsi sebagai “anak” (child-record), atau sebagai “pimpinan’ dan “anak-buah”. Dalam model ini seorang “bapak” bisa memiliki lebih dari satu “anak” tetapi seorang “anak” hanya boleh memiliki satu “bapak”.
Model data relasionship adalah model data yang diciptakan berdasarkan teori-relasional seperti relational algebra, dan relational calculus. Salah seorang pencetus awal dari basis data relasional adalah E.F.Codd yang juga telah menciptakan serangkaian operasi matematika relasional terhadap model data relasional.

b.    Perbedaan :
Model hirarkis atau biasa disebut model pohon ini menggunakan pola hubungan dengan istilah orang tua dan anak. Terdapat juga istilah simpul (bercirikan kotak atau lingkaran). Simpul yang berada diatas yang terhubung ke simpul pada level dibawahnya disebut orang tua. Setiap orang tua bisa memiliki satu (hubungan 1:1) atau beberapa anak (hubungan 1:M), tetapi setiap anak hanya memiliki satu orang tua. Simpul – simpul yang dibawahi oleh simpul orang tua disebut anak. Adapun hubungan antara anak dan orang tua disebut cabang. Perbedaannya adalah, record-record diorganisasikan sebagai tree (pohon) daripada graf.

Model jaringan direpresentasikan dengan sekumpulan record (Pascal),dan relasi antar data yang direpresentasikan oleh record & lin. Model ini menyerupai model hirarki. Perbedaannya terdapat pada suatu simpul anak bisa memilki lebih dari satu orang tua. Model ini bisa menyatakan hubungan 1:1 (satu arang tua punya satu anak), 1:M (satu orang tua punya banyak anak), maupun N:M (beberapa anak bisa mempunyai beberapa orangtua). Pada model jaringan, orang tua disebut pemilik dan anak disebut anggota. Sebagai Contoh lihat gambar dibawah ini:

Model relasionship berbeda dengan model jaringan & hirarki.Pada model data relasional pemodelan menggunakan tabel untuk merepresentasikan data & relasi antar data. Setiap tabel terdiri atas kolom, dan setiap kolom mempunyai nama variable tertentu.Inti dari model ini adalah relasi, yang dimisalkan sebagai himpunan dari record. Pada model relasional, skema atau deskripsi data pada model relasi ditentukan oleh nama, nama dari tiap field (Atribut atau kolom), dan tipe dari tiap field.

Kesimpulan:
Dari ketiga perbedaan model diatas, dapat kita simpulkan bahwa pada tiap model memiliki ciri yang berbeda. Seperti pada model relasionship yang menggunakan table, model jaringan yang seperti pohon namun bisa memliki banyak orang tua dan anak, dan yang terakhir model hirarki yang hanya bisa memiliki satu orang tua-satu anak begitu sebaliknya.

c.      Keunggulan :
Kelebihan model basis data jaringan:
*      Data lebih cepat diakses
*      User dapat mengakses data dimulai dari beberapa table
*      Mudah untuk memodelkan basis data yang komplek
*      Mudah untuk membentuk query yang komplek dalam melakukan retrieve data.
Kelebihan model basis data hirarki :
*      Data dapat dengan cepat dilakukan retrieve
*      Integritas data mudah dilakukan pengaturan

Kelebihan basis data relasional:
*      Data sangat cepat diakses
*      Struktur basis data mudah dilakukan perubahan
*      Data direpresentasikan secara logik, user tidak membutuhkan bagaimana data disimpan.
*      Mudah untuk membentuk query yang komplek dalam melakukan retrieve data
*      Mudah untuk mengimplementasikan integritas data
*      Data lebih akurat
*      Mudah untuk membangun dan memodifikasi program aplikasi
*      Telah dikembangkan Structure Query Language (SQL).

d.    Kelemahan :
Kelemahan basis data jaringan:
*       Struktur basis datanya tidak mudah untuk dilakukan modifikasi
*       Perubahan struktur basis data yang telah didefinisikan akan mempengaruhi program aplikasi yang mengakses basis data
*       User harus memahami struktur basis data.

Kelemahan basis data hirarki:
*       Pengguna harus sangat familiar dengan struktur basis data
*       Terjadi redudansi data
Kelemahan basis data relasionship:
*       Kelompok informasi/tables yang berbeda harus dilakukan joined untuk melakukan retrieve data
*       User harus familiar dengan relasi antar tabel

*       User harus belajar SQL.
Share this article :

0 comments:


Populer Post

Pengunjung

free counters
 
Support : Whisuma | Morodadi Computer Madiun | MDC Advertising |
Copyright © 2011. Morodadi Komputer M
Creating Website Published by Morodadi Computer dan Advertising Madiun
powered by MDCTEAM